Kucing Menangis Sebab Nak Berak?

Pernahkah anda melihat kucing kesayangan mengeluarkan air mata? Apakah menurutmu ia sedang menangis? Kucing memang memiliki emosi dan punya cara menunjukkan emosinya tersebut.

Kucing punya air mata

Fungsi air mata bagi kucing sama pentingnya seperti air mata untuk manusia, yaitu melubrikasi permukaan bola mata dan mengeluarkan kotoran yang masuk ke mata. Tanpa air mata, permukaan bola mata kucing enggak terlindungi kesehatannya. Kucing yang didiagnosa dengan mata kering membutuhkan penanganan untuk membuat bola mata tetap terlubrikasi dan menstimulasi produksi air mata.

Image result for cat crying

Kucing juga punya emosi
Kucing seperti manusia, juga punya emosi. Para peneliti menemukan bahwa kucing bisa membaca mimik muka manusia dan bisa merasakan serangkaian perasaan seputar manusia dan hewan lainnya. Kucing punya cara sendiri menunjukkan emosinya tersebut, misalnya jika kucing bahagia mereka akan mendengkur dan bermain. Kalau kucing sedih mereka cenderung menarik diri, kehilangan nafsu makan dan menjadi lesu. Berdasarkan hasil penelitian, manusia adalah satu-satunya hewan yang menangis mengeluarkan air mata ketika merasakan kesedihan atau emosi yang kuat.

Ini loh kenapa kucing mengeluarkan air mata
Kucing memang mengeluarkan air mata, tapi karena alasan medis bukan emosional. Alasan medis tersebut di antaranya infeksi mata karena debu, dicakar kucing lain, alergi, konjungtivitis, dan masalah struktur tengkorak – kucing dengan kepala bundar seperti kucing Persia lebih sering mengeluarkan air mata.

Jadi, kalau kucing kesayangan mengeluarkan air mata, jangan khawatir soal perasaannya, tapi khawatirlah pada kondisi kesehatannya. Cek sesegera mungkin kesehatan matanya. Sering kali masalah air mata ini bukan masalah serius, tapi ada pula kasus serius hingga dampaknya bisa sangat serius kalau enggak segera ditangani. Terlebih, kalau kucing kesayangan mengeluarkan air mata berbarengan dengan gejala seperti kurang nafsu makan dan lesu, kemungkinan besar kucing sedang ada masalah kesehatan. Jangan tunda periksa ke dokter.

Data medis di-review oleh drh. Nanda Rizki Ariani

Add Comment